Awal dan akhir

Melihat gerak geri orang tua kita, memberi kesedaran tentang rapuhnya kehidupan ini. Pada masa yang sama bila kita melihat kerakusan orang lain dalam menghambat kebendaan dengan membelakangkan nilai-nilai murni dan peraturan, seolah-olah kehidupan ini tiada penghujungnya, kehidupan ini tidak payah dipertanggungjawabkan dan yang kuat menang dan yang lemah kalah.

Bukan mendabek dada mahu bersuara, kita insan serba  lemah dalam segala, bukankah yang baik itu menjaga insan lain dari lidah dan tangannya.

Moga kita tenang dimamah usia, makin tunduk makin berisi, bak diam-diam ubi dan ular menyusur akar takkan hilang bisanya. Kalau berjaya, hiduplah bak harimau menyembunyikan  kukunya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: