Tertarik dengan apa yang diperkatakan oleh Carter tentang Bush dan Blair – Blair dikatakannya “Abominable. Loyal. Blind. Apparently subservient” dan kepimpinan Bush sebagai presiden as “the worst in history”.
Bagaimanapun, Rumah Putih pula menganggap Carter, sebagai increasingly irrelevant di sini. Begitulah adat dunia, bila berkuasa mungkin kita tidak nampak apa lagi yang boleh kita buat untuk membawa keamanan dunia.
Begitulah dengan kita, bila membuat sesuatu keputusan itu, lazimnya kita tidak mempunyai semua maklumatnya, selalunya sesudah itu, barulah kita mendapat gambaran yang lebih jelas lagi. Itulah kehidupan. Penulis merasakan, apa yang penting dalam membuat keputusan ialah, sebaik-baiknya kita melakukan segala proses yang perlu, dan bertawakallah semoga keputusan itu adalah yang terbaik.
Saya tertarik dengan kata-kata seorang penulis Barat, tentang membuat keputusan ini:
The ability to make quick decisions in the face of ambiguity is the difference between living a life pro-actively and living a life reactively. Many times people are afraid to make a decision because they don’t feel they have enough information to go on. Unfortunately, by the time enough information does come around usually the opportunity to make the decision is long gone.
This problem of waiting too long to make decisions is largely based on a few false beliefs that many of us hold. These false beliefs keep us from making a decision when it is necessary.
The first false belief is that more information is always better. This isn’t always true. Once the brain reaches a certain threshold of logical information, giving it more rarely improves your effectiveness in getting the answer right. In fact, too much information can often decrease your ability to get the answer right.
Selamat naik gaji kawan-kawan.
Semoga bertambah kemakmuran & keberkatan dalam kehidupan.